Moto GP News
Basketball News
Formula 1 News
07.19
SEPULUH kepala daerah, terdiri dari tujuh gubernur dan tiga wakil gubernur, telah mengajukan cuti kampanye Pilpres kepada Mendagri Gamawan Fauzi, kata Kepala Pusat Penerangan Kemendagri Didik Suprayitno di Jakarta, Selasa, 3 Juni 2014. "Dari berkas yang kami terima sampai Selasa pukul 15.30 WIB ada tujuh gubernur dan tiga wakil gubernur yang mengajukan cuti kampanye untuk Pemilu Presiden dan Wakil Presiden," kata Didik.
Ketentuan pejabat negara wajib mengajukan cuti jika menjadi juru kampanye atau tim pemenangan Pemilu diatur dalam Undang-Undang Nomor 42 Tahun 2008 tentang Pemilu Presiden dan Wakil Presiden, Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2009 dan Permendagri Nomor 29 Tahun 2014. "Gubernur dan wakil gubernur wajib mengajukan cuti kepada Presiden melalui Menteri Dalam Negeri, sedangkan bupati-wali kota dan wakilnya mengajukan kepada Mendagri melalui gubernur," tambah Didik.
Pasangan kepala daerah dan wakil kepala daerah yang mengajukan cuti untuk kampanye Pilpres tidak diizinkan mengambil waktu cuti dalam waktu bersamaan, seperti Teras Narang dan Achmad Diran. Jika gubernur mengambil hari cuti, maka wakil gubernurnya wajib menjalankan tugas gubernur bersangkutan. Pejabat negara juga dilarang memanfaatkan fasilitas negara mulai dari kendaraan dinas, protokol kedinasan hingga anggaran selama cuti berkampanye.
Pengajuan cuti para kepala daerah hanya mencantumkan tanggal periode pelaksanaan kampanye Pilpres karena jadwal resmi pelaksanaan kampanye belum ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). KPU sendiri mempercayakan jadwal dan lokasi kampanye Pilpres kepada tim kampanye selama tidak berbenturan satu sama lain. Tim kampanye juga wajib melaporkan jadwal kampanye kepada KPU selambat-lambatnya tujuh hari sebelum pelaksanaan.
Berikut tujuh gubernur yang mengajukan cuti sebagai juru kampanye peserta Pilpres:
1. Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno sebagai Jurkam Prabowo-Hatta
2. Gubernur Nusa Tenggara Timur Frans Lebu Raya sebagai Jurkam Jokowi-JK
3. Gubernur Kalimantan Barat Cornelis sebagai Jurkam Jokowi-JK
4. Gubernur Kalimantan Tengah Agustin Teras Narang sebagai Jurkam Jokowi-JK
5. Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola sebagai Jurkam Prabowo-Hatta
6. Gubernur Kalimantan Selatan Rudi Arifin sebagai Jurkam Prabowo-Hatta
7. Gubernur Kalimantan Timur Awang Faroek Ishak sebagai Jurkam Prabowo-Hatta
Sementara itu tiga wakil gubernur yang mengajukan cuti kampanye adalah:
1. Wagub Kalimantan Timur Mukmin Faisyal sebagai Jurkam Prabowo-Hatta
2. Wagub Sulawesi Tengah Sudarto sebagai Jurkam Prabowo-Hatta
3. Wagub Kalimantan Tengah Achmad Diran sebagai Jurkam Jokowi-JK.[]
sumber: antaranews.com
Tujuh Gubernur Ajukan Cuti, Gubernur Aceh Tak Masuk
Selasa, 03 Juni 2014
SEPULUH kepala daerah, terdiri dari tujuh gubernur dan tiga wakil gubernur, telah mengajukan cuti kampanye Pilpres kepada Mendagri Gamawan Fauzi, kata Kepala Pusat Penerangan Kemendagri Didik Suprayitno di Jakarta, Selasa, 3 Juni 2014. "Dari berkas yang kami terima sampai Selasa pukul 15.30 WIB ada tujuh gubernur dan tiga wakil gubernur yang mengajukan cuti kampanye untuk Pemilu Presiden dan Wakil Presiden," kata Didik.
Ketentuan pejabat negara wajib mengajukan cuti jika menjadi juru kampanye atau tim pemenangan Pemilu diatur dalam Undang-Undang Nomor 42 Tahun 2008 tentang Pemilu Presiden dan Wakil Presiden, Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2009 dan Permendagri Nomor 29 Tahun 2014. "Gubernur dan wakil gubernur wajib mengajukan cuti kepada Presiden melalui Menteri Dalam Negeri, sedangkan bupati-wali kota dan wakilnya mengajukan kepada Mendagri melalui gubernur," tambah Didik.
Pasangan kepala daerah dan wakil kepala daerah yang mengajukan cuti untuk kampanye Pilpres tidak diizinkan mengambil waktu cuti dalam waktu bersamaan, seperti Teras Narang dan Achmad Diran. Jika gubernur mengambil hari cuti, maka wakil gubernurnya wajib menjalankan tugas gubernur bersangkutan. Pejabat negara juga dilarang memanfaatkan fasilitas negara mulai dari kendaraan dinas, protokol kedinasan hingga anggaran selama cuti berkampanye.
Pengajuan cuti para kepala daerah hanya mencantumkan tanggal periode pelaksanaan kampanye Pilpres karena jadwal resmi pelaksanaan kampanye belum ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). KPU sendiri mempercayakan jadwal dan lokasi kampanye Pilpres kepada tim kampanye selama tidak berbenturan satu sama lain. Tim kampanye juga wajib melaporkan jadwal kampanye kepada KPU selambat-lambatnya tujuh hari sebelum pelaksanaan.
Berikut tujuh gubernur yang mengajukan cuti sebagai juru kampanye peserta Pilpres:
1. Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno sebagai Jurkam Prabowo-Hatta
2. Gubernur Nusa Tenggara Timur Frans Lebu Raya sebagai Jurkam Jokowi-JK
3. Gubernur Kalimantan Barat Cornelis sebagai Jurkam Jokowi-JK
4. Gubernur Kalimantan Tengah Agustin Teras Narang sebagai Jurkam Jokowi-JK
5. Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola sebagai Jurkam Prabowo-Hatta
6. Gubernur Kalimantan Selatan Rudi Arifin sebagai Jurkam Prabowo-Hatta
7. Gubernur Kalimantan Timur Awang Faroek Ishak sebagai Jurkam Prabowo-Hatta
Sementara itu tiga wakil gubernur yang mengajukan cuti kampanye adalah:
1. Wagub Kalimantan Timur Mukmin Faisyal sebagai Jurkam Prabowo-Hatta
2. Wagub Sulawesi Tengah Sudarto sebagai Jurkam Prabowo-Hatta
3. Wagub Kalimantan Tengah Achmad Diran sebagai Jurkam Jokowi-JK.[]
sumber: antaranews.com
07.14
PASANGAN capres-cawapres Koalisi Merah Putih, Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, akan memperluas otonomi daerah (Otda) di Papua dan Papua Barat. Perluasan otda akan dilakukan untuk daerah tingkat provinsi dan kabupaten/kota. "Ini keniscayaan," jelas Wasekjen PAN, Yandri Susanto, saat dihubungi, Selasa, 2 Juni 2014.
Perluasan dibuat agar pembangunan daerah semakin maksimal. Masyarakat nantinya akan semakin mudah mendapatkan akses pelayanan publik. Terkait dengan pembangunan, kata Yandri, otda tentu akan berdampak bagi pembangunan infrastruktur, seperti jalan. Hal itu nantinya akan membuka akses ke berbagai daerah sehingga saling terhubung. Kondisi itu bisa mengakibatkan perekonomian semakin membaik. Masyarakat akan berhilir-mudik dan melakukan hubungan perekonomian. "Tentunya akan saling menguntungkan," kata Yandri.
Dia menyatakan, Papua janganlah dibahasakan sebagai pulau terluar. Saudara-saudara yang tinggal di sana berdiri menjadi garda terdepan pertahanan NKRI. Mereka berjuang mempertahankan keutuhan NKRI. Papua, jelas Yandri, adalah pulau terdepan. Pembangunannya harus menjadi yang terdepan. Mereka harus mengalami perbaikan perekonomian agar semakin sejahtera. Yandri menyatakan hal ini dilakukan untuk menjaga kesatuan dan keutuhan NKRI. "Ingat, kami selaku timses Prabowo-Hatta, berpandangan NKRI adalah harga mati," imbuhnya.
Jangan sampai sejengkal tanah kita direbut bangsa lain. Dia mengimbau, seluruh rakyat Indonesia harus tegas membela dan mempertahankan keutuhan wilayahnya. Hal sama menurutnya berlaku juga di Di Aceh. Propinsi tersebut, dinilainya memiliki kekhasan berupa penerapan nilai keislaman dalam berbagai aspek. "Termasuk hukum Islam," jelas Yandri. Bung Bowo dan Bung Hatta sangat mendukung penerapan hukum tersebut di Aceh. Hal itu merupakan kearifan lokal Aceh yang mewarnai dinamika keindonesiaan di mata dunia.[]
sumber: republika.co.id
Prabowo-Hatta Targetkan Perluasan Otonomi Daerah Aceh
PASANGAN capres-cawapres Koalisi Merah Putih, Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, akan memperluas otonomi daerah (Otda) di Papua dan Papua Barat. Perluasan otda akan dilakukan untuk daerah tingkat provinsi dan kabupaten/kota. "Ini keniscayaan," jelas Wasekjen PAN, Yandri Susanto, saat dihubungi, Selasa, 2 Juni 2014.
Perluasan dibuat agar pembangunan daerah semakin maksimal. Masyarakat nantinya akan semakin mudah mendapatkan akses pelayanan publik. Terkait dengan pembangunan, kata Yandri, otda tentu akan berdampak bagi pembangunan infrastruktur, seperti jalan. Hal itu nantinya akan membuka akses ke berbagai daerah sehingga saling terhubung. Kondisi itu bisa mengakibatkan perekonomian semakin membaik. Masyarakat akan berhilir-mudik dan melakukan hubungan perekonomian. "Tentunya akan saling menguntungkan," kata Yandri.
Dia menyatakan, Papua janganlah dibahasakan sebagai pulau terluar. Saudara-saudara yang tinggal di sana berdiri menjadi garda terdepan pertahanan NKRI. Mereka berjuang mempertahankan keutuhan NKRI. Papua, jelas Yandri, adalah pulau terdepan. Pembangunannya harus menjadi yang terdepan. Mereka harus mengalami perbaikan perekonomian agar semakin sejahtera. Yandri menyatakan hal ini dilakukan untuk menjaga kesatuan dan keutuhan NKRI. "Ingat, kami selaku timses Prabowo-Hatta, berpandangan NKRI adalah harga mati," imbuhnya.
Jangan sampai sejengkal tanah kita direbut bangsa lain. Dia mengimbau, seluruh rakyat Indonesia harus tegas membela dan mempertahankan keutuhan wilayahnya. Hal sama menurutnya berlaku juga di Di Aceh. Propinsi tersebut, dinilainya memiliki kekhasan berupa penerapan nilai keislaman dalam berbagai aspek. "Termasuk hukum Islam," jelas Yandri. Bung Bowo dan Bung Hatta sangat mendukung penerapan hukum tersebut di Aceh. Hal itu merupakan kearifan lokal Aceh yang mewarnai dinamika keindonesiaan di mata dunia.[]
sumber: republika.co.id
03.41
Partai Koalisi Siap Menangkan Prabowo-Hatta di Aceh
Senin, 02 Juni 2014
SEJUMLAH partai koalisi di Aceh berjanji memenangkan calon Presiden dan Wakil Presiden Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa pada Pemilu Presiden 9 Juli mendatang. Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh ketua masing-masing partai politik, saat menghadiri acara peusijuk Kantor Sekretariat Pemenangan Prabowo Hatta Aceh di Jalan Mohd Daud Beureueh, Banda Aceh, Senin 2 Juni 2014.
Hadir dalam acara tersebut Ketua DPP Partai Aceh, Muzakir Manaf yang juga Ketua Umum Pemenangan Prabowo Hatta untuk Aceh. Selain itu, Ketua DPW PPP Aceh, Faisal Amin, Ketua DPD Golkar Aceh, Sulaiman Abda, Ketua DPD Gerindra Aceh, TA Khalid, Ketua DPD PAN Aceh, Anwar Ahmad, Perwakilan DPW PBB, Zulmadi Hasan dan Perwakilan DPW PKS Aceh.
Ketua Umum Pemenangan Prabowo Hatta Aceh, Muzakir Manaf mengatakan saat ini waktu untuk bekerja sudah sangat sempit. Itu sebabnya, dia meminta semua tim pemenangan agar tidak menyia-nyiakan waktu.
"Mari sama-sama kita turun ke lapangan agar kemenangan ini dapat tercapai dengan semestinya," katanya.
Dia menilai, pasangan Prabowo Hatta adalah pasangan yang tepat dan layak meminpin Indonesia. Bahkan pasangan ini juga unggul dari berbagai aspek seperti finansial, dukungan, dan kemampuan (leadership).
Hal senada disampaikan ketua partai koalisi lainnya. "Atas semua kekurangan dan keterbatasan kita terus begerak hingga Prabowo Hatta menjadi presiden," kata Ketua DPD Gerindra Aceh, TA Khalid.
Dia mengatakan, Prabowo-Hatta sangat konsisten dan komit terhadap MoU Helsinki antara Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dengan Pemerintah Pusat. "Kami berharap kepada rakyat Aceh semoga kemenangan Prabowo-Hatta menjadi realita. Insya Allah Indonesia akan bangkit dan Aceh sejahtera," ujarnya.
Ketua DPD Partai Golkar Aceh, Sulaiman Abda mengatakan pihaknya sepakat untuk memenangkan Prabowo-Hatta pada 9 juli mendatang. "Kita upayakan semua agar Prabowo-Hatta harus menang. Saya yakin jika kita kompak semua dari pusat, provinsi, kabupaten hingga desa maka Prabowo akan menang," katanya.
Menurutnya visi misi pasangan Pro Hatta sangat sejalan dengan prinsip partai berlambang pohon beringin itu. "Kami melihat visi misi beliau dalam rangka meningkatkan ekonomi, pendidikan, dan kesehatan di pedesaan," ujarnya.
Itu sebabnya, pihaknya memutuskan untuk memilih dan mendukung Prabowo Hatta sebagai Presiden dan Wakil Presiden Indonesia periode 2014-2019.
"Kita harapkan kepada Allah pada 9 Juli Prabowo Hatta menjadi presiden dan wakil presiden," kata Sulaiman Abda.
Sedangkan Ketua DPW PPP, Faisal Amin mengatakan, dari nomor urut Prabowo-Hatta sudah menang. "Nomor ini perlu kita jaga bersama jangan sampai pada hari H menjadi nomor dua," kata Faisal.
Pihaknya mendukung Prabowo Hatta karena mantan Kopassus itu pernah berjanji akan mengawal Islam di Indonesia secara utuh. Selain itu, Prabowo juga mempunyai 'taring' di dunia luar.
"Kita menginginkan presiden yang mempunyai level internasional. Kalau mau Indonesia dikenal dunia luar."
Atas dasar itulah, kata dia, partai berlambang ka'bah ini mendukung secara penuh pencalonan Prabowo-Hatta sebagai Presiden dan Wakil Presiden. "Secarra bersama-sama tim ini harus kita menangkan. Dengan cara melakukan up grading juru kampanye. Juru kampanye harus satu kata," ujar dia.
Hal serupa disampaikan tiga partai lainnya, yaitu PKS, PAN, dan PBB. Menurut Ketua DPD PAN Aceh, Anwar Ahmad, rakyat Aceh harus bisa melihat sosok pemimpin yang bisa membawa Aceh lebih sejahtera. Untuk katogori itu, dia menilai hanya ada pada pasangan Pro Hatta.
"Semua kita bisa sampaikan informasi ini kepada masyarakat. Saya yakin jika masyarakat melihat dengan hati yang jernih ini akan terlihat," kata mantan Wakil Bupati Aceh Besar ini.
Dia mengajak seluruh masyarakat untuk memenangkan Prabowo Hatta pada Pemilu Presiden 9 Juli mendatang. "Ini bukan tugas partai koalisi saja untuk mewujudkannya," katanya.[]
Hadir dalam acara tersebut Ketua DPP Partai Aceh, Muzakir Manaf yang juga Ketua Umum Pemenangan Prabowo Hatta untuk Aceh. Selain itu, Ketua DPW PPP Aceh, Faisal Amin, Ketua DPD Golkar Aceh, Sulaiman Abda, Ketua DPD Gerindra Aceh, TA Khalid, Ketua DPD PAN Aceh, Anwar Ahmad, Perwakilan DPW PBB, Zulmadi Hasan dan Perwakilan DPW PKS Aceh.
Ketua Umum Pemenangan Prabowo Hatta Aceh, Muzakir Manaf mengatakan saat ini waktu untuk bekerja sudah sangat sempit. Itu sebabnya, dia meminta semua tim pemenangan agar tidak menyia-nyiakan waktu.
"Mari sama-sama kita turun ke lapangan agar kemenangan ini dapat tercapai dengan semestinya," katanya.
Dia menilai, pasangan Prabowo Hatta adalah pasangan yang tepat dan layak meminpin Indonesia. Bahkan pasangan ini juga unggul dari berbagai aspek seperti finansial, dukungan, dan kemampuan (leadership).
Hal senada disampaikan ketua partai koalisi lainnya. "Atas semua kekurangan dan keterbatasan kita terus begerak hingga Prabowo Hatta menjadi presiden," kata Ketua DPD Gerindra Aceh, TA Khalid.
Dia mengatakan, Prabowo-Hatta sangat konsisten dan komit terhadap MoU Helsinki antara Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dengan Pemerintah Pusat. "Kami berharap kepada rakyat Aceh semoga kemenangan Prabowo-Hatta menjadi realita. Insya Allah Indonesia akan bangkit dan Aceh sejahtera," ujarnya.
Ketua DPD Partai Golkar Aceh, Sulaiman Abda mengatakan pihaknya sepakat untuk memenangkan Prabowo-Hatta pada 9 juli mendatang. "Kita upayakan semua agar Prabowo-Hatta harus menang. Saya yakin jika kita kompak semua dari pusat, provinsi, kabupaten hingga desa maka Prabowo akan menang," katanya.
Menurutnya visi misi pasangan Pro Hatta sangat sejalan dengan prinsip partai berlambang pohon beringin itu. "Kami melihat visi misi beliau dalam rangka meningkatkan ekonomi, pendidikan, dan kesehatan di pedesaan," ujarnya.
Itu sebabnya, pihaknya memutuskan untuk memilih dan mendukung Prabowo Hatta sebagai Presiden dan Wakil Presiden Indonesia periode 2014-2019.
"Kita harapkan kepada Allah pada 9 Juli Prabowo Hatta menjadi presiden dan wakil presiden," kata Sulaiman Abda.
Sedangkan Ketua DPW PPP, Faisal Amin mengatakan, dari nomor urut Prabowo-Hatta sudah menang. "Nomor ini perlu kita jaga bersama jangan sampai pada hari H menjadi nomor dua," kata Faisal.
Pihaknya mendukung Prabowo Hatta karena mantan Kopassus itu pernah berjanji akan mengawal Islam di Indonesia secara utuh. Selain itu, Prabowo juga mempunyai 'taring' di dunia luar.
"Kita menginginkan presiden yang mempunyai level internasional. Kalau mau Indonesia dikenal dunia luar."
Atas dasar itulah, kata dia, partai berlambang ka'bah ini mendukung secara penuh pencalonan Prabowo-Hatta sebagai Presiden dan Wakil Presiden. "Secarra bersama-sama tim ini harus kita menangkan. Dengan cara melakukan up grading juru kampanye. Juru kampanye harus satu kata," ujar dia.
Hal serupa disampaikan tiga partai lainnya, yaitu PKS, PAN, dan PBB. Menurut Ketua DPD PAN Aceh, Anwar Ahmad, rakyat Aceh harus bisa melihat sosok pemimpin yang bisa membawa Aceh lebih sejahtera. Untuk katogori itu, dia menilai hanya ada pada pasangan Pro Hatta.
"Semua kita bisa sampaikan informasi ini kepada masyarakat. Saya yakin jika masyarakat melihat dengan hati yang jernih ini akan terlihat," kata mantan Wakil Bupati Aceh Besar ini.
Dia mengajak seluruh masyarakat untuk memenangkan Prabowo Hatta pada Pemilu Presiden 9 Juli mendatang. "Ini bukan tugas partai koalisi saja untuk mewujudkannya," katanya.[]
01.40
Mualem Lepas Tim Offroad Paradise Exploring Aceh 2014
Minggu, 01 Juni 2014
Wakil Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau yang
akrab disapa Mualem pagi tadi, Minggu (1/6/2014) membuka event "Trip 7
Days Paradise Exploring Aceh" yang diprakarsai Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh. Seremonial ini berlangsung di pelataran Museum Tsunami Aceh, Banda Aceh.
Trip 7 Days Paradise Exploring Aceh ini akan menjelajah beberapa daerah di Provinsi Aceh dengan mobil offroad 4x4. Rute yang dilalui yaitu Banda Aceh - Bener Meriah - Aceh Tengah - Nagan Raya - Aceh Barat - Aceh Jaya - Banda Aceh.
Dalam pembukaan pagi tadi terlihat hadir Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh Reza Fahlevi, Ketua KONI Aceh, Dirlantas Polda Aceh, Komisariat PT Dunia Barusa, jajaran SKPA terkait lingkup Pemerintah Aceh serta diikuti sejumlah peserta tim Offroad Paradise Exploring Aceh 2014.
Trip 7 Days Paradise Exploring Aceh ini akan menjelajah beberapa daerah di Provinsi Aceh dengan mobil offroad 4x4. Rute yang dilalui yaitu Banda Aceh - Bener Meriah - Aceh Tengah - Nagan Raya - Aceh Barat - Aceh Jaya - Banda Aceh.
Dalam pembukaan pagi tadi terlihat hadir Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh Reza Fahlevi, Ketua KONI Aceh, Dirlantas Polda Aceh, Komisariat PT Dunia Barusa, jajaran SKPA terkait lingkup Pemerintah Aceh serta diikuti sejumlah peserta tim Offroad Paradise Exploring Aceh 2014.
01.38
Rangkaian Kunjungan Kerja Gubernur Aceh Zaini Abdullah sejak Minggu (25/5/2014) hingga (12/6/2014) adalah untuk memperkuat kerjasama Investasi di Aceh.
Direncanakan, besok, Senin (2/6/1014) Gubernur akan mengadakan pertemuan dengan Bank Pemerintah Jerman KfW, membahas Blue /Green Book Bappenas terkait rencana pembangunan Rumah Sakit Regional di Aceh. Selain itu juga akan dibahas percepatan investasi Geothermal Hibah KfW dengan Pemerintah Aceh, Biodiversity kawasan ekosistem Leuser dan hal-hal penting lainnya.
Selanjutnya, rombongan Gubernur melakukan pertemuan dengan Sveaskog, BUMN Pabrik Kertas Sweden. Pertemuan ini dalam rangka percepatan pembangunan kembali hutan pinus dan pembangunan Pabrik kertas di Aceh bersama Floresta asal Finlandia/Inggris.
Seperti diwartakan sebelumnya, Gubernur Aceh juga telah mengadakan pertemuan dengan Mudabala Investment (BUMN Abu Dhabi) di Uni Emirates Arab dan
membahas investasi sector minyak gas dan investasi energy terbarukan dengan CEO Dubai Port dalam rangka kerjasama operator pelabuhan bebas sabang.
Turut mendampingi Kunker Doto Zaini antara lain Ketua DPRA Hasbi Abdullah dan Kepala BKPMD Aceh. []
Foto-foto Kunjungan Gubernur Aceh Zaini Abdullah ke Istanbul, Turkey. Pertemuan tersebut turut didampingi Konjen KJRI istanbul.
![]() |
Rangkaian Kunjungan Kerja Gubernur Aceh Zaini Abdullah sejak Minggu (25/5/2014) hingga (12/6/2014) adalah untuk memperkuat kerjasama Investasi di Aceh.
Direncanakan, besok, Senin (2/6/1014) Gubernur akan mengadakan pertemuan dengan Bank Pemerintah Jerman KfW, membahas Blue /Green Book Bappenas terkait rencana pembangunan Rumah Sakit Regional di Aceh. Selain itu juga akan dibahas percepatan investasi Geothermal Hibah KfW dengan Pemerintah Aceh, Biodiversity kawasan ekosistem Leuser dan hal-hal penting lainnya.
Selanjutnya, rombongan Gubernur melakukan pertemuan dengan Sveaskog, BUMN Pabrik Kertas Sweden. Pertemuan ini dalam rangka percepatan pembangunan kembali hutan pinus dan pembangunan Pabrik kertas di Aceh bersama Floresta asal Finlandia/Inggris.
Seperti diwartakan sebelumnya, Gubernur Aceh juga telah mengadakan pertemuan dengan Mudabala Investment (BUMN Abu Dhabi) di Uni Emirates Arab dan
membahas investasi sector minyak gas dan investasi energy terbarukan dengan CEO Dubai Port dalam rangka kerjasama operator pelabuhan bebas sabang.
Turut mendampingi Kunker Doto Zaini antara lain Ketua DPRA Hasbi Abdullah dan Kepala BKPMD Aceh. []
01.33
ISTANBUL ANTUSIAS KERJASAMA DENGAN ACEH
ISTANBUL ingin belajar dari Aceh mengenai
penanganan pasca bencana, demikian disampaikan Gubernur Istanbul Husyin
Avni Mutlu, dalam pertemuan dengan Gubernur Aceh di Istanbul Turki, Rabu
(28/5/2014).
Husyin Avni Mutlu, berjanji akan mengunjungi Aceh dalam waktu dekat untuk membahas lebih lanjut kerjasama antara kedua daerah tersebut. Pertemuan yang berlangsung dikantor Gubernur Istanbul yang megah dipenuhi ornamen khas Turki, menelurkan kesepakatan bahwa Aceh dan Turki adalah saudara, oleh karenanya hubungan baik keduanya yang telah terjalin sejak lama akan dilanjutkan kembali, demikian kedua gubernur sepakat dalam pertemuan yang akrab dan penuh persaudaraan ini.
Doto Zaini dalam sambutannya selain menyampaikan sejarah hubungan Aceh-Turki dimasa silam, dan peran Turki yang sangat besar dalam masa rehabilitasi dan rekonstruksi Aceh, juga menyampaikan ajakan kerjasama sister province Aceh dan Istanbul. Ajakan ini disambut baik oleh Husyin Avni Mutlu, dan menyampaikan bahwa Istanbul dapat belajar dari Aceh mengenai penanganan disaster relief (pasca bencana).
Hal ini diperlukan, karena selain Turki juga daerah rawan bencana, Turki juga sering menampung para pengungsi dari daerah sekitar ketika negara-negara tetangga mengalami konflik, seperti saat ini, banyak pengungsi Syiria disana, namun kamp pengungsian tidak tersedia. Sementara Aceh sendiri dapat belajar banyak dari Istanbul dalam hal manajemen pemerintahan dan pariwisata.
Moderator pertemuan, Abdullah Hariadi Kusumaningprang (Konsul Jenederal RI di Istanbul), menyatakan pihaknya siap membantu agar kerjasama ini dapat terwujud.
Selanjutnya Gubernur Istanbul menyatakan pihaknya akan segera menulis surat kepada Menteri Luar Negeri Turki untuk persetujuan kerjasama sister province dengan Aceh. “Setelah sister province terbentuk maka banyak hal yang dapat dikerjasamakan antara kedua pihak”, demikian tegas Husyin Avni Mutlu.
Agenda Gubernur Aceh di Turki dilanjutkan dengan pertemuan dengan mahasiswa Aceh di Turki pada kamis, 29/05/2012. Hadir 10 orang perwakilan IKAMAT (Ikatan Masyarakat Aceh Turki) mewakili 120 orang mahasiswa Aceh yang tersebar di beberapa kota di Turki. Para perwakilan mahasiswa tersebut berdiskusi terkait beasiswa Pemerintah Aceh. Gubernur berharap kepada mahasiswa sebagai generasi penerus untuk belajar dengan baik dan pulang ke Aceh membangun negeri.
"Sumber daya alam Aceh yang melimpah membutuhkan putera-putera terdidik dari Aceh untuk pengelolaannya, baik bidang pertanian, peternakan, perikanan dan sebagainya," kata Doto Zaini. [humasaceh]
Husyin Avni Mutlu, berjanji akan mengunjungi Aceh dalam waktu dekat untuk membahas lebih lanjut kerjasama antara kedua daerah tersebut. Pertemuan yang berlangsung dikantor Gubernur Istanbul yang megah dipenuhi ornamen khas Turki, menelurkan kesepakatan bahwa Aceh dan Turki adalah saudara, oleh karenanya hubungan baik keduanya yang telah terjalin sejak lama akan dilanjutkan kembali, demikian kedua gubernur sepakat dalam pertemuan yang akrab dan penuh persaudaraan ini.
Doto Zaini dalam sambutannya selain menyampaikan sejarah hubungan Aceh-Turki dimasa silam, dan peran Turki yang sangat besar dalam masa rehabilitasi dan rekonstruksi Aceh, juga menyampaikan ajakan kerjasama sister province Aceh dan Istanbul. Ajakan ini disambut baik oleh Husyin Avni Mutlu, dan menyampaikan bahwa Istanbul dapat belajar dari Aceh mengenai penanganan disaster relief (pasca bencana).
Hal ini diperlukan, karena selain Turki juga daerah rawan bencana, Turki juga sering menampung para pengungsi dari daerah sekitar ketika negara-negara tetangga mengalami konflik, seperti saat ini, banyak pengungsi Syiria disana, namun kamp pengungsian tidak tersedia. Sementara Aceh sendiri dapat belajar banyak dari Istanbul dalam hal manajemen pemerintahan dan pariwisata.
Moderator pertemuan, Abdullah Hariadi Kusumaningprang (Konsul Jenederal RI di Istanbul), menyatakan pihaknya siap membantu agar kerjasama ini dapat terwujud.
Selanjutnya Gubernur Istanbul menyatakan pihaknya akan segera menulis surat kepada Menteri Luar Negeri Turki untuk persetujuan kerjasama sister province dengan Aceh. “Setelah sister province terbentuk maka banyak hal yang dapat dikerjasamakan antara kedua pihak”, demikian tegas Husyin Avni Mutlu.
Agenda Gubernur Aceh di Turki dilanjutkan dengan pertemuan dengan mahasiswa Aceh di Turki pada kamis, 29/05/2012. Hadir 10 orang perwakilan IKAMAT (Ikatan Masyarakat Aceh Turki) mewakili 120 orang mahasiswa Aceh yang tersebar di beberapa kota di Turki. Para perwakilan mahasiswa tersebut berdiskusi terkait beasiswa Pemerintah Aceh. Gubernur berharap kepada mahasiswa sebagai generasi penerus untuk belajar dengan baik dan pulang ke Aceh membangun negeri.
"Sumber daya alam Aceh yang melimpah membutuhkan putera-putera terdidik dari Aceh untuk pengelolaannya, baik bidang pertanian, peternakan, perikanan dan sebagainya," kata Doto Zaini. [humasaceh]
01.30
Pihak Dubai Port juga antusias menyambut tawaran kerjasama ini. “Dalam waktu dekat tim kami akan berkunjung ke Sabang untuk mempelajari secara detail rencana kerjasama antara Pemerintah Aceh dan Dubai Port”, demikian janji Rasyid Abdulla (Senior Vice President dan Managing Director Asia Pacific dari DP World).
Pertemuan yang berlangsung akrab namun sangat efisien ini, membahas rencana DP world sebagai operator kelas dunia untuk berinvestasi dan mengelola pelabuhan Sabang. DP world sudah melakukan berbagai investasi di berbagai negara, terutama dibidang teknologi, sumber daya manusia dan fasilitas pelabuhan. Di Indonesia, mereka sudah bekerjasama dengan pelabuhan di Surabaya.
"Dengan pengalaman mereka mengelola pelabuhan keempat terbesar didunia, kita optimis bahwa Sabang akan menjadi pelabuhan international jika pengelolaannya diserahkan pada mereka", demikian ungkap Gubernur Zaini, disela-sela pertemuan penting ini.
Pertemuan diawali dengan presentasi dari DP World mengenai profil perusahaan mereka, namun sempat terhenti karena gempa berskala 5,4 skala richter mengguncang Dubai dan manajemen perusahaan menjalankan prosedur evakuasi dan memerintahkan semua orang untuk keluar gedung. Lima belas menit kemudian rapat dilanjutkan kembali dengan presentasi dari Pemerintah Aceh. Gubernur Aceh memaparkan kebijakan Pemerintah Aceh tentang Pelabuhan Bebas dan Kawasan Perdagangan Bebas Sabang, dilanjutkan dengan pemaparan tentang potensi Pelabuhan bebas Sabang oleh Kepala Badan Investasi dan Promosi Aceh.
Selain Rasyid Abdullah, juga hadir Flemming Dalgaard (Senior Vice President, cooperate strategy), dan Thomas Butler (Business Develipment Manager). Dari Pemerintah Aceh, Gubernur Zaini didampingi Konsul Jenderal Republik Indonesia Dubai, Heru Sudradjat, Ketua DPR Aceh Hasbi Abdullah, dan Kepala Badan Investasi dan Promosi Aceh Iskandar. [humasaceh]
PEMERINTAH ACEH KERJASAMA DENGAN DUBAI PORT UNTUK PENGEMBANGAN PELABUHAN SABANG
Keputusan ini diambil setelah melakukan pertemuan dengan DP World, pengelola Dubai Port, di kantor pusat DP World, Dubai Uni Emirat Arab, Selasa 27 Mei 2014.
Pihak Dubai Port juga antusias menyambut tawaran kerjasama ini. “Dalam waktu dekat tim kami akan berkunjung ke Sabang untuk mempelajari secara detail rencana kerjasama antara Pemerintah Aceh dan Dubai Port”, demikian janji Rasyid Abdulla (Senior Vice President dan Managing Director Asia Pacific dari DP World).
Pertemuan yang berlangsung akrab namun sangat efisien ini, membahas rencana DP world sebagai operator kelas dunia untuk berinvestasi dan mengelola pelabuhan Sabang. DP world sudah melakukan berbagai investasi di berbagai negara, terutama dibidang teknologi, sumber daya manusia dan fasilitas pelabuhan. Di Indonesia, mereka sudah bekerjasama dengan pelabuhan di Surabaya.
"Dengan pengalaman mereka mengelola pelabuhan keempat terbesar didunia, kita optimis bahwa Sabang akan menjadi pelabuhan international jika pengelolaannya diserahkan pada mereka", demikian ungkap Gubernur Zaini, disela-sela pertemuan penting ini.
Pertemuan diawali dengan presentasi dari DP World mengenai profil perusahaan mereka, namun sempat terhenti karena gempa berskala 5,4 skala richter mengguncang Dubai dan manajemen perusahaan menjalankan prosedur evakuasi dan memerintahkan semua orang untuk keluar gedung. Lima belas menit kemudian rapat dilanjutkan kembali dengan presentasi dari Pemerintah Aceh. Gubernur Aceh memaparkan kebijakan Pemerintah Aceh tentang Pelabuhan Bebas dan Kawasan Perdagangan Bebas Sabang, dilanjutkan dengan pemaparan tentang potensi Pelabuhan bebas Sabang oleh Kepala Badan Investasi dan Promosi Aceh.
Selain Rasyid Abdullah, juga hadir Flemming Dalgaard (Senior Vice President, cooperate strategy), dan Thomas Butler (Business Develipment Manager). Dari Pemerintah Aceh, Gubernur Zaini didampingi Konsul Jenderal Republik Indonesia Dubai, Heru Sudradjat, Ketua DPR Aceh Hasbi Abdullah, dan Kepala Badan Investasi dan Promosi Aceh Iskandar. [humasaceh]
Langganan:
Postingan (Atom)







